Monthly Archives: February 2015

State of The Art – Mobile Cloud Computing

Cloud computing merupakan teknologi komputasi yang memanfaatkan teknologi jaringan sebagai penyimpanan sumber daya-sumber daya komputasi selain penyimpanan melalui end device. Cloud computing mengacu pada aplikasi disampaikan sebagai layanan melalui Internet, perangkat keras dan sistem perangkat lunak dalam pusat data yang menyediakan layanan tersebut. Layanan itu sendiri telah lama disebut sebagai Software as a Service (SaaS). Beberapa vendor menggunakan istilah-istilah seperti IaaS (Infrastructure as a Service) dan PaaS (Platform as a Service) untuk menggambarkan produk mereka. [1]

Keuntungan dari cloud computing, mencakup akses ke sumber daya online dimana-mana dan penghematan biaya dengan mengurangi investasi dalam peralatan komputasi lokal [2], yang sebagian dicapai melalui prinsip multitenancy, pendekatan dimana beberapa pelanggan berbagi sumber daya yang besar, sementara pengguna individu menganggap sumber daya sebagai yang didedikasikan untuk mereka. Untuk penyedia layanan cloud computing, multitenancy menawarkan pemanfaatan sumber daya dan peningkatan skala ekonomi. Sumber daya idle tersedia untuk melayani setiap pelanggan bila diperlukan dan skor secara real-time antara konsumen aktif dan idle. [3]

Continue reading

Journal Review : An Enhancement on Content-Based Image Retrieval using Color and Texture Features

Latar Belakang

Penyimpanan citra dijital merupakan metode alternatif penyimpanan citra yang menyebabkan terbentuknya perpustakaan dijital atau basis data citra yang besar. Pengambilan citra adalah salah satu layanan yang paling penting atau fungsi yang harus didukung semua sistem citra dijital. Dua pendekatan utama telah dikembangkan, yaitu pengambilan citra tekstual dan pengambilan citra berbasis konten.

Untuk dapat menggunakan metadata citra, semua citra digital harus dijelaskan dengan metadata. Namun penjelasan secara manual memakan waktu yang lama, melelahkan dan mahal [Wikipedia2014]. Metode lain untuk pengambilan citra adalah Penerimaan Citra Berbasis Konten/Content Based Image Retrieval (CBIR). Pencarian citra tekstual bukanlah CBIR, melainkan pengambilan citra dengan konten citra. Konten citra adalah seperangkat fitur visual yang menjelaskan suatu citra. Ekstraksi fitur visual citra bukanlah proses yang mudah dan sebelum ekstrak fitur visual, pengetahuan tentang jenis fitur yang dibutuhkan harus dimiliki. Ekstrasi fitur visual dari citra merupakan hal yang mendasar dari CBIR .

Warna sejauh ini merupakan fitur visual yang paling umum digunakan dalam CBIR, terutama karena kesederhanaan penggalian informasi warna dari citra. Warna dapat direpresentasikan dengan menggunakan ruang warna yang berbeda tergantung pada standar yang digunakan oleh peneliti atau tergantung pada aplikasi seperti Red-Green-Blue (RGB) dan Hue-Saturation-Value (HSV). Sedangkan tekstur masih belum memiliki definisi standar. Makalah penelitian yang berbeda mendefinisikannya berbeda. Mengukur tekstur juga bukanlah proses yang sederhana. Tidak ada standar proses penggalian nilai-nilai tekstur yang ditetapkan.

Continue reading